Kisah Yang Menggigil

Kisah, 

Dingin yang kau hantarkan ternyata lebih dahsyat dari kehangatan yang coba kusampaikan

Aku tumbuh Menggigil

Di antara rintihan hujan yang terjal

Kulit Mengkerut berdiam pada ladang-ladang

Menunggu cahaya tipis melintas di alis

Membawa pesan dari langit

Bahwa kesejukan silih berganti

Halnya cuaca di kening cakrawala

Yang lelah menahan kata-kata

Yang membakar semua tawa

Ketika nyanyian di tabuh

Orang-orang akan berduyun

Menatap kisah

Pada segaris malam yang dingin.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.