Rindu Yang Katamu ; Layaknya Hujan Sore Hari
Katamu, rindu seperti hujan di sore hari. Merintik, berbisik memanggil namamu. Segera kau berlari ke luar. Menerima hujan seperti kau menerima cinta untuk pertama kalinya.
Katamu, dingin tak kau rasa, tetapi bulir-bulir kenangan yang menerpa. Kau ingin jiwamu utuh, kau ingin sendu itu meluruh. Namun, hujan belum mau reda dan malam tak kunjung tiba.
Bergumam ;
//
Tak seperti biasanya
Mendung hinggap persis di kepala
Bergerimis
Rintiknya jatuh di pelupuk mata
Adakah satu jam saja
Kau sanggup tidur terlelap?
Di beranda kau duduk
Sepi, sepi
Kau menanti
Awan berpulang kepada malam, tempat ia sandarkan lelahnya
Tapi kau tanpa rumah
Dan kasihku ialah satu-satunya yang kau punya
//
Akhirnya, rindu akan selalu ada. Pada deras hujan, pada setiap kata yang tak pernah diucapkan, pada rengkuh dua yang sementara bersua dalam do'a.
.
KOPMER 2/4/22.
Tidak ada komentar: