BELAJAR TAMPAK LAGI
Manusia kalah, menyerah, tunduk bahkan takluk menghadapi ruang, waktu, jarak dan batas. Manusia tidak pernah melampauinya. Jika pun manusia mampu membubuhkan pembacaan atas dirinya sendiri, itu sebatas ramalan, prediksi, analisis dan diagnosis. Keempatnya itu ritual terus menerus manusia untuk mengenal diri.
Tidak ada komentar: